Pep Guardiola Akui Yaya Toure Layak Perkuat Skuat Man City

Pep mengakui jika Yaya Toure memiliki kemampuan dan bentuk profesionalisme yang dibutuhkan City saat ini untuk memperkuat skuat utama Liga Champions.

Setiap pemain sepakbola memiliki gaya dan kemampuan masing-masing, begitu juga dengan para pelatih yang menilainya. Terkadang, di satu waktu pemain terlihat tidak menarik perhatian pelatih, namun di waktu yang lain pemain taruhan bola tersebut akan menarik sehingga pantas untuk memperkuat susunan skuat utama. Seperti pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang akhirnya mengaku jika Yaya Toure berhak untuk memperkuat skuat Liga Champions Manchester City.

Pep Akui Yaya Toure untuk Skuat Liga Champions

Manchester City bos Pep Guardiola mengatakan Yaya Toure layak kembali menjadi bagian dari skuat utama Liga Champions Manchester City. Ya, sebelumnya seperti sudah diketahui jika nama Toure dihilangkan dari daftar 25 pemain Man City untuk babak grup dan sempat memicu ketegangan dengan agennya yang menyebabkan dia terdepak dari sisi Guardiola. Kemudian, masalah itu diselesaikan pada bulan November dimana saat itu Toure meminta maaf atas pernyataan dari wakilnya Dimitri Seluk, yang menuduh manajer Guardiola telah mempermalukan pemain.

Hilangnya mantan pemain Pantai Gading ini dari skuat utama Liga Champions City, telah menyebabkan banyak masalah tepat di jantung lini tengah City.Toure dengan serangkaian penampilan mengesankan memang dibutuhkan untuk penampilan Man City di Liga Champions. Pep mengatakan jika Toure saat ini layak untuk itu dimana di musim yang lalu ia tidak bisa dikarenakan alasan fisik dan kedua karena masalah di atas. Menurut Pep, ia tentu saja layak untuk berada di skuat Liga Champions The Citizens di babak kedua ini.

Toure telah gagal memikat hati Guardiola saat di Barcelona dan kurangnya aktivitas dirinya di awal musim memicu spekulasi bahwa ia akan kembali tidak dimainkan oleh Guardiola. Namun, Guardiola yakin dia telah berubah dan akan memberikan hal yang positif bagi skuat Man City. Ia menilai jika pemain bisa pergi ke Anfield, ke Old Trafford, ke Nou Camp, ke Turin atau ke Madrid tergantung bagaimana para pemain akan bereaksi.

Pep: Tidak Ada Keraguan Tentang Yaya

Pep mengatakan jika tidak ada hal meragukan tentang Yaya. Semangat dan kepribadiannya sangat besar. Pep tahu hal itu sejak mereka berdua berada di Barcelona. Selain itu, City tidak bisa memasukkan Toure ke dalam skuad di awal musim karena 17 ruang yang tersedia untuk pemain luar negeri skuat sudah diisi.Tapi ruang tersebut kini telah tersedia setelah Ilkay Gundogan cedera di akhir musim.

Toure adalah pemain yang mengesankan dilihat dari kontraknya dan juga dari kemampuannya. Pemain yang menjuarai dua kali Premier League ini adalah salah satu dari enam pemain City yang kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini. Pablo Zabaleta, Willy Caballero, Bacary Sagna, Jesus Navas dan juga Gael Clichy adalah pemain lain yang mungkin berada akan keluar dari Etihad.

Guardiola mengakui bahwa situasi saat ini tidak ideal, dan ia tidak menawarkan jaminan untuk salah satu dari pemain yang telah disebutkan di atas tentang masa depan mereka bersama City. Tapi ia tidak memiliki keraguan tentang profesionalisme mereka. Menurut Pep, setiap dari mereka harus tetap bermain di setiap pertandingan untuk mereka sendiri, keluarga dan tim.

Namun, entah apa yang akan terjadi dengan Yaya Toure usai kontraknya habis. Yang jelas, untuk paruh kedua musim 2016/17 ini, ia akan membela skuad utama Liga Champions Manchester City karena memang Pep membutuhkan kemampuan Yaya. Kita akan melihat bagaimana Yaya mengambil kesempatan prediksi togel
ini dengan baik.

FA Semakin Menolak Rencana FIFA tentang Anggota Piala Dunia

Rencana FIFA untuk kembangkan anggota Piala Dunia dari 32 menjadi 48 tim tuai pro dan kontra. Namun, FA semakin menunjukkan ketidaksetujuannya pada FIFA.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu FIFA telah membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan jika anggota Piala Dunia akan ditambah hingga menjadi 48 tim atau negara. FA yang merupakan asosiasi sepakbola dari klub elit di Eropa sudah melayangkan surat pernyataan ketidak-setujuan rencana FIFA yang dianggap bermuatan politik. Namun, sepertinya FIFA belum merespon dengan baik sehingga FA semakin menekan rencana FIFA tersebut.

FA Tidak Sepakat Rencana FIFA

FA telah melakukan permintaan untuk pembicaraan lebih lanjut dengan FIFA mengenai penambahan anggota atau jumlah klub Piala Dunia. FA (Football Asociation / Asosiasi Sepakbola) telah menekankan FIFA agar mereka harus memperhitungkan keinginan pemain taruhan judi bola, pendukung dan liga sebelum meresmikan rencana untuk rencana baru final Piala Dunia. Ya, dalam hal ini FIFA tidak meminta persetujuan para klub dan pemain tentang rencana penambahan anggota Piala Dunia tersebut.

FA menolak tencana FIFA tersebut bukan tanpa alasan. Jadwal pertandingan sepakbola di Eropa sudah sangat padat dan melebihi batas yang wajar. Jika jumlah anggota Piala Dunia ditambah hingga 48 klub, maka artinya akan ada lebih banyak lagi pertandingan dan bukan tidak mungkin jika para pemain yang sudah dibayar mahal di Eropa kemudian mengalami cedera yang serius karena jadwal pertandingan yang sangat padat.

Sayangnya, Dewan FIFA telah menyetujui rencana Presiden baru FIFA, Gianni Infantino untuk menambah anggota Piala Dunia menjadi 48 klub dengan suara bulat. Sebuah struktur baru yang menampilkan penambahan 16 klub dari 32 klub sebelumnya, dijadwalkan akan dilaksanakan pada waktunya di Piala Dunia 2026 dan proposal rencana tersebut dijadwalkan akan dibahas di pertemuan Dewan berikutnya.

FA Inggris mengatakan: “Menyusul keputusan Dewan FIFA hari ini, kami akan bekerja dengan UEFA, FIFA dan Asosiasi Eropa lainnya untuk memahami bagaimana 48 tim di FIFA World Cup akan berjalan. “Prioritas harus mempertimbangkan dampak potensial pada fans, pemain, tim dan liga, dan juga pengakuan pentingnya integritas olahraga dan kelangsungan hidup komersial.”

Infantino mengatakan perluasan anggota Piala Dunia menjadi 48 tim adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat turnamen Piala Dunia semakin relevan di abad ke-21 saat ini. Dalam hal alokasi tempat, tercatat bahwa diskusi lebih lanjut akan melibatkan seluruh konfederasi dan diharapkan proses konsultasi yang tepat akan dilakukan sebelum keputusan dibuat.

Rencana Yang Mengundang Pro dan Kontra

Infantino sudah menghadapi penolakan dari La Liga Spanyol, namun Asosiasi Sepakbola Skotlandia telah mengatakan jika ide anggota turnamen diperluas tidak menjadi masalah. Mereka menyebutkan langkah FIFA itu adalah “positif”. Kepala Eksekutif, Stewart Regan mengatakan: “Kami sangat senang dengan berita bahwa Piala Dunia FIFA akan diperluas menjadi 48 tim untuk periode 2026.

“Kami percaya ini merupakan langkah positif, terutama untuk negara-negara yang lebih kecil, dan akan memungkinkan lebih banyak penggemar di seluruh dunia untuk bisa bersenang-senang karena partisipasi negara mereka di final Piala Dunia FIFA.

“Ini juga akan memungkinkan negara-negara tersebut untuk berinvestasi lebih lanjut dalam infrastruktur sepakbola dan perkembangan pemuda mereka, yang pada gilirannya dapat menghasilkan manfaat sosial yang signifikan,” lanjutnya. Ia menambahkan, “Campuran eklektik yang lebih besar dari budaya sepakbola di Piala Dunia FIFA akan menciptakan suasana yang lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya.”

Reaksi dari FA Irlandia Utara juga sama-sama positif, presiden David Martin mengatakan: “Saya mendukung setiap keputusan yang memberikan Irlandia Utara kesempatan yang lebih baik untuk lolos ke Piala Dunia. “Jika format baru dari turnamen FIFA memberi kita kesempatan yang lebih besar untuk bertanding toto online, maka saya dukung rencana tersebut,” ungkapnya.

Tanpa Stefano Lilipaly, Telstar SC Tidak Dapat Menangi Laga

Kemampuan Stefano Lilipaly sangat dibutuhkan oleh Telstar SC. Bahkan, tanpa hadirnya Lilipaly, Telstar SC mengalami masa yang sulit karena tidak bisa menang.

Apa jadinya jika sebuah klub sangat bergantung pada satu pemain untuk bisa meraih kemenangan taruhan judi bola? Tentu bukanlah hal yang baik. Akan tetapi terkadang suatu klub tidak bisa menghindari kenyataan tersebut seperti apa yang dilakukan oleh klub asal Belanda Telstar SC yang memiliki ketergantungan pada kemampuan Stefano Lilipaly. Ia merupakan pemain yang memiliki kemampuan mengesankan. Tentunya, kita sudah melihat bagaimana ia mencetak gol saat Piala AFF 2016 kemarin.

Telstar SC Tak Raih Kemenangan Tanpa Lilipaly

Telstar SC merasa sangat senang ketika mendengar kabar bahwa rekan sekaligus ujung tombak mereka, Stefano Lilipaly akhirnya kembali. Ya, Lilipaly sebelumnya bermain untuk memperkuat Timnas Indonesia saat ajang Piala AFF 2016. Telstar SC yang merupakan klub yang berada di Divisi 2 Liga Belanda bahkan mengaku secara terang-terangan jika pihaknya sangat membutuhkan jasa Stefano Lilipaly. Hal ini mereka ungkapkan bukan tanpa alasan. Mereka justru memiliki alasan yang kuat.

Menariknya, selama sang gelandang naturalisasi keturunan asal Maluku tersebut absen dari Telstar SC atau saat membela Timnas Indonesia, Telstar SC cukup kewalahan menghadapi lawan-lawannya di Divisi 2 Liga Belanda. Pasalnya, selama absennya Lilipaly, klub tersebut sama sekali tidak pernah mengalami kemenangan. Memang hal tersebut menjadi sesuatu yang menyakitkan tapi mau bagaimana lagi, mereka harus mengakui jika Lilipaly memiliki andil yang sangat besar untuk mengantarkan klub pada kemenangan.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Klub Telstar SC yakni Pieter de Waard. Beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan jika Stefano Lilipaly saat ini masih memiliki kontrak dengan Telstar SC selama 6 bulan ke depan. Ia atas nama klub ingin dapat meraih babk play-off atau babak promosi untuk bisa menembus Eredivisie atau divisi utama Liga Belanda. Menurutnya, kehadiran Lilipaly akan sangat membantu klub bisa menembus divisi utama tersebut.

Ia mengungkapkan jika kesempatan bagi klub Telstar SC untuk bisa meraih zona play-off akan menjadi lebih besar ketika Stefano Lilipaly hadir membela klub dari pada tanpa kehadirannya. Apalagi, setelah Lilipaly pergi ke Indonesia, klubnya tidak mampu memenangi pertandingan. Pieter de Waard seperti mengeluhkan sesuatu tapi itulah faktanya jika Lilipaly benar-benar dibutuhkan oleh klub.

Karir Gemilang Lilipaly di Tanah Air

Tidak hanya di Belanda saja, namun kehadiran Stefano Lilipaly ke tanah air juga telah mencuri banyak perhatian. Hal ini tidak bisa lepas dari penampilannya yang gemilang saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016. Bahkan, ia mampu mencetak 2 gol hingga akhirnya turut mengantarkan Indonesia berada di final walau pada akhirnya Indonesia masih harus mengakui kekalahannya saat melawan Negeri Gajah Putih, Thailand. Thailand memang memiliki timnas yang kuat.

Bagi Stefano Lilipaly, kiprahnya di Indonesia, walau sebentar, ia merasa sangat bangga karena bisa membela Timnas Indonesia. Ia mengatakan jika apa yang dilakukan bersama Timnas telah mampu menyatukan seluruh pecinta sepakbola dan masyarakat Indonesia dan menurutnya, hal tersebut hanya terjadi dengan adanya sepakbola. Ia mengakui jika dirinya merasa sangat bangga akan hal itu.

Lilipaly yang merupakan mantan pemain dari Almere City (Belanda), Persija Jakarta (Indonesia), Consadole Sapporo (Jepang) memiliki kemampuan yang pada akhirnya membuat dirinya diincar banyak klub di Indonesia. Salah satu klub tanah air  togel hk yang sudah menunjukkan ketertarikannya padanya adalah Sriwijaya FC. Hal ini yang diungkapkan oleh Dodi Alex Reza selaku Presiden Sriwijaya FC. Namun, Lilipaly sendiri belum memberikan jawaban.

Ambisi Madrid Rebut Gelar Gol 80 Tahun Milik Athletic Bilbao

Real Madrid saat ini sedang memburu gelar yang ditorehkan oleh Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga lebih dari 80 tahun. Apakah mereka mampu meraihnya?

Sepertinya, Real Madrid di bawah asuhan sang legendanya, Zinedine Zidane memiliki ambisi yang sangat kuat untuk meraih semua gelar dan prestasi yang mungkin untuk didapatkan. Ambisi ini terlihat dari apa yang sudah dilakukan Madrid hingga paruh musim ini. Mereka terlihat sangat kuat dan kompak. Sangat wajar jika kemudian mereka memiliki ambisi untuk merebut gelar gol yang sudah 80 tahun dimiliki oleh Athletic Bilbao. Real Madrid bahkan tidak main-main dengan ambisi ini.

Tantangan Untuk Real Madrid

Ya, Real Madrid saat ini sedang mengincar rekor gol Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga lebih dari 80 tahun. Ini adalah tugas yang besar dan bisa menjadi berat atau mudah tergantung bagaimana Los Blancos akan memulai paruh musim di bulan Januari tahun 2017 nanti. Rekor tersebut adalah bisa mencetak 7 gol yang dilakukan di dua laga tandang secara beruntun. Mereka memiliki kesempatan tersebut saat mereka akan bertandang ke kandang Sevilla dan juga Celta Vigo.

Kedua klub tersebut merupakan salah satu dari klub terkuat yang ada di La Liga. Namun, Zinedine Zidane juga dipercaya memiliki sejumlah ramuan dan amunisi yang mampu membawa Los Blancos meraih segala mimpi. Apalagi, di musim ini mereka benar-benar tampil sangat luar biasa. Bahkan, di liga domestika, dari seluruh 15 pertandingan yang sudah mereka lakoni, mereka sama sekali belum pernah terkalahkan. Bahkan, kali ini Real Madrid sendiri berada di urutan pertama klasemen prediksi bola di atas Barcelona.

Tidak hanya di situ, selisih antara Real Madrid yang ada di posisi puncak dan Barcelona yang di posisi kedua cukup banyak yakni 3 poin. Padahal, Barca sendiri sudah melakoni jumlah pertandingan yang lebih banyak daripada Los Blancos. Namun, semua itu tentu belum membuat mereka besar kepala dan merasa puas sebelum meraih semua prestasi. Itulah kenapa kemudian Real Madrid mendapatkan tantangan agar merebut gelar yang pernah ditorehkan Athletic Bilbaco yang sudah bertahan lebih dari 80 tahun.

Tekad Real Madrid Untuk Rebut Gelar

Sejarah mencatat jika di musim 1932/1933, Athletic Bilbao telah mengukir prestasi sekaligus sensasi. Waktu itu, mereka berhasil mengemas 28 gol dari 9 pertandingan tandang yang mereka lakukan. Artinya, catatan luar biasa tersebut menyebutkan jika rata-rata gol yang dilakukan oleh Athletic Bilbao di setiap pertandingan adalah 3,11. Jumlah ini belum pernah terpecahkan hingga hari ini. Athletic Bilbao masih menggenggam erat gelar tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah Real Madrid mampu merebut gelar tersebut?

Real Madrid yang saat ini sedang berada di puncak bukan tidak mungkin jika mereka mampu merebut prestasi tersebut. Di musim 2016/17, sejauh ini, mereka sudah mampu mengemas 21 gol dari 7 laga tandang yang sudah mereka lakoni. Artinya, masih ada 2 laga tandang untuk bisa mencetak 7 gol atau lebih. Sehingga, jika dirata-ratakan mereka harus mencetak lebih dari 3 gol di dua pertandingan tandang berikutnya agar bisa menggeser prestasi Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga 8 dasawarsa lebih.

Mereka harus bisa mencetak lebih dari 3 gol saat bertandang melawan Sevilla yang diadakan di Ramon Sanchez Pijzuan dan juga mencetak lebih dari 3 gol saat melawan Celta Vigo di stadion Balaidos. Sepintas terlihat berat memang apalagi Sevilla sekarang merupakan klub ketiga terbaik di La Liga. Mereka pasti tidak akan mudah menyerah. Sedangkan Celta sendiri selalu tampil ‘gila’ ketika berada di Balaidos. Tapi, Real Madrid juga memiliki striker ulul pemenang Ballon d’Or 2016 dan sederet pemain toto online hebat lainnya. Apakah mereka mampu?