FA Semakin Menolak Rencana FIFA tentang Anggota Piala Dunia

Rencana FIFA untuk kembangkan anggota Piala Dunia dari 32 menjadi 48 tim tuai pro dan kontra. Namun, FA semakin menunjukkan ketidaksetujuannya pada FIFA.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu FIFA telah membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan jika anggota Piala Dunia akan ditambah hingga menjadi 48 tim atau negara. FA yang merupakan asosiasi sepakbola dari klub elit di Eropa sudah melayangkan surat pernyataan ketidak-setujuan rencana FIFA yang dianggap bermuatan politik. Namun, sepertinya FIFA belum merespon dengan baik sehingga FA semakin menekan rencana FIFA tersebut.

FA Tidak Sepakat Rencana FIFA

FA telah melakukan permintaan untuk pembicaraan lebih lanjut dengan FIFA mengenai penambahan anggota atau jumlah klub Piala Dunia. FA (Football Asociation / Asosiasi Sepakbola) telah menekankan FIFA agar mereka harus memperhitungkan keinginan pemain taruhan judi bola, pendukung dan liga sebelum meresmikan rencana untuk rencana baru final Piala Dunia. Ya, dalam hal ini FIFA tidak meminta persetujuan para klub dan pemain tentang rencana penambahan anggota Piala Dunia tersebut.

FA menolak tencana FIFA tersebut bukan tanpa alasan. Jadwal pertandingan sepakbola di Eropa sudah sangat padat dan melebihi batas yang wajar. Jika jumlah anggota Piala Dunia ditambah hingga 48 klub, maka artinya akan ada lebih banyak lagi pertandingan dan bukan tidak mungkin jika para pemain yang sudah dibayar mahal di Eropa kemudian mengalami cedera yang serius karena jadwal pertandingan yang sangat padat.

Sayangnya, Dewan FIFA telah menyetujui rencana Presiden baru FIFA, Gianni Infantino untuk menambah anggota Piala Dunia menjadi 48 klub dengan suara bulat. Sebuah struktur baru yang menampilkan penambahan 16 klub dari 32 klub sebelumnya, dijadwalkan akan dilaksanakan pada waktunya di Piala Dunia 2026 dan proposal rencana tersebut dijadwalkan akan dibahas di pertemuan Dewan berikutnya.

FA Inggris mengatakan: “Menyusul keputusan Dewan FIFA hari ini, kami akan bekerja dengan UEFA, FIFA dan Asosiasi Eropa lainnya untuk memahami bagaimana 48 tim di FIFA World Cup akan berjalan. “Prioritas harus mempertimbangkan dampak potensial pada fans, pemain, tim dan liga, dan juga pengakuan pentingnya integritas olahraga dan kelangsungan hidup komersial.”

Infantino mengatakan perluasan anggota Piala Dunia menjadi 48 tim adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat turnamen Piala Dunia semakin relevan di abad ke-21 saat ini. Dalam hal alokasi tempat, tercatat bahwa diskusi lebih lanjut akan melibatkan seluruh konfederasi dan diharapkan proses konsultasi yang tepat akan dilakukan sebelum keputusan dibuat.

Rencana Yang Mengundang Pro dan Kontra

Infantino sudah menghadapi penolakan dari La Liga Spanyol, namun Asosiasi Sepakbola Skotlandia telah mengatakan jika ide anggota turnamen diperluas tidak menjadi masalah. Mereka menyebutkan langkah FIFA itu adalah “positif”. Kepala Eksekutif, Stewart Regan mengatakan: “Kami sangat senang dengan berita bahwa Piala Dunia FIFA akan diperluas menjadi 48 tim untuk periode 2026.

“Kami percaya ini merupakan langkah positif, terutama untuk negara-negara yang lebih kecil, dan akan memungkinkan lebih banyak penggemar di seluruh dunia untuk bisa bersenang-senang karena partisipasi negara mereka di final Piala Dunia FIFA.

“Ini juga akan memungkinkan negara-negara tersebut untuk berinvestasi lebih lanjut dalam infrastruktur sepakbola dan perkembangan pemuda mereka, yang pada gilirannya dapat menghasilkan manfaat sosial yang signifikan,” lanjutnya. Ia menambahkan, “Campuran eklektik yang lebih besar dari budaya sepakbola di Piala Dunia FIFA akan menciptakan suasana yang lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya.”

Reaksi dari FA Irlandia Utara juga sama-sama positif, presiden David Martin mengatakan: “Saya mendukung setiap keputusan yang memberikan Irlandia Utara kesempatan yang lebih baik untuk lolos ke Piala Dunia. “Jika format baru dari turnamen FIFA memberi kita kesempatan yang lebih besar untuk bertanding toto online, maka saya dukung rencana tersebut,” ungkapnya.

Tanpa Stefano Lilipaly, Telstar SC Tidak Dapat Menangi Laga

Kemampuan Stefano Lilipaly sangat dibutuhkan oleh Telstar SC. Bahkan, tanpa hadirnya Lilipaly, Telstar SC mengalami masa yang sulit karena tidak bisa menang.

Apa jadinya jika sebuah klub sangat bergantung pada satu pemain untuk bisa meraih kemenangan taruhan judi bola? Tentu bukanlah hal yang baik. Akan tetapi terkadang suatu klub tidak bisa menghindari kenyataan tersebut seperti apa yang dilakukan oleh klub asal Belanda Telstar SC yang memiliki ketergantungan pada kemampuan Stefano Lilipaly. Ia merupakan pemain yang memiliki kemampuan mengesankan. Tentunya, kita sudah melihat bagaimana ia mencetak gol saat Piala AFF 2016 kemarin.

Telstar SC Tak Raih Kemenangan Tanpa Lilipaly

Telstar SC merasa sangat senang ketika mendengar kabar bahwa rekan sekaligus ujung tombak mereka, Stefano Lilipaly akhirnya kembali. Ya, Lilipaly sebelumnya bermain untuk memperkuat Timnas Indonesia saat ajang Piala AFF 2016. Telstar SC yang merupakan klub yang berada di Divisi 2 Liga Belanda bahkan mengaku secara terang-terangan jika pihaknya sangat membutuhkan jasa Stefano Lilipaly. Hal ini mereka ungkapkan bukan tanpa alasan. Mereka justru memiliki alasan yang kuat.

Menariknya, selama sang gelandang naturalisasi keturunan asal Maluku tersebut absen dari Telstar SC atau saat membela Timnas Indonesia, Telstar SC cukup kewalahan menghadapi lawan-lawannya di Divisi 2 Liga Belanda. Pasalnya, selama absennya Lilipaly, klub tersebut sama sekali tidak pernah mengalami kemenangan. Memang hal tersebut menjadi sesuatu yang menyakitkan tapi mau bagaimana lagi, mereka harus mengakui jika Lilipaly memiliki andil yang sangat besar untuk mengantarkan klub pada kemenangan.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Klub Telstar SC yakni Pieter de Waard. Beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan jika Stefano Lilipaly saat ini masih memiliki kontrak dengan Telstar SC selama 6 bulan ke depan. Ia atas nama klub ingin dapat meraih babk play-off atau babak promosi untuk bisa menembus Eredivisie atau divisi utama Liga Belanda. Menurutnya, kehadiran Lilipaly akan sangat membantu klub bisa menembus divisi utama tersebut.

Ia mengungkapkan jika kesempatan bagi klub Telstar SC untuk bisa meraih zona play-off akan menjadi lebih besar ketika Stefano Lilipaly hadir membela klub dari pada tanpa kehadirannya. Apalagi, setelah Lilipaly pergi ke Indonesia, klubnya tidak mampu memenangi pertandingan. Pieter de Waard seperti mengeluhkan sesuatu tapi itulah faktanya jika Lilipaly benar-benar dibutuhkan oleh klub.

Karir Gemilang Lilipaly di Tanah Air

Tidak hanya di Belanda saja, namun kehadiran Stefano Lilipaly ke tanah air juga telah mencuri banyak perhatian. Hal ini tidak bisa lepas dari penampilannya yang gemilang saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016. Bahkan, ia mampu mencetak 2 gol hingga akhirnya turut mengantarkan Indonesia berada di final walau pada akhirnya Indonesia masih harus mengakui kekalahannya saat melawan Negeri Gajah Putih, Thailand. Thailand memang memiliki timnas yang kuat.

Bagi Stefano Lilipaly, kiprahnya di Indonesia, walau sebentar, ia merasa sangat bangga karena bisa membela Timnas Indonesia. Ia mengatakan jika apa yang dilakukan bersama Timnas telah mampu menyatukan seluruh pecinta sepakbola dan masyarakat Indonesia dan menurutnya, hal tersebut hanya terjadi dengan adanya sepakbola. Ia mengakui jika dirinya merasa sangat bangga akan hal itu.

Lilipaly yang merupakan mantan pemain dari Almere City (Belanda), Persija Jakarta (Indonesia), Consadole Sapporo (Jepang) memiliki kemampuan yang pada akhirnya membuat dirinya diincar banyak klub di Indonesia. Salah satu klub tanah air  togel hk yang sudah menunjukkan ketertarikannya padanya adalah Sriwijaya FC. Hal ini yang diungkapkan oleh Dodi Alex Reza selaku Presiden Sriwijaya FC. Namun, Lilipaly sendiri belum memberikan jawaban.

Ambisi Madrid Rebut Gelar Gol 80 Tahun Milik Athletic Bilbao

Real Madrid saat ini sedang memburu gelar yang ditorehkan oleh Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga lebih dari 80 tahun. Apakah mereka mampu meraihnya?

Sepertinya, Real Madrid di bawah asuhan sang legendanya, Zinedine Zidane memiliki ambisi yang sangat kuat untuk meraih semua gelar dan prestasi yang mungkin untuk didapatkan. Ambisi ini terlihat dari apa yang sudah dilakukan Madrid hingga paruh musim ini. Mereka terlihat sangat kuat dan kompak. Sangat wajar jika kemudian mereka memiliki ambisi untuk merebut gelar gol yang sudah 80 tahun dimiliki oleh Athletic Bilbao. Real Madrid bahkan tidak main-main dengan ambisi ini.

Tantangan Untuk Real Madrid

Ya, Real Madrid saat ini sedang mengincar rekor gol Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga lebih dari 80 tahun. Ini adalah tugas yang besar dan bisa menjadi berat atau mudah tergantung bagaimana Los Blancos akan memulai paruh musim di bulan Januari tahun 2017 nanti. Rekor tersebut adalah bisa mencetak 7 gol yang dilakukan di dua laga tandang secara beruntun. Mereka memiliki kesempatan tersebut saat mereka akan bertandang ke kandang Sevilla dan juga Celta Vigo.

Kedua klub tersebut merupakan salah satu dari klub terkuat yang ada di La Liga. Namun, Zinedine Zidane juga dipercaya memiliki sejumlah ramuan dan amunisi yang mampu membawa Los Blancos meraih segala mimpi. Apalagi, di musim ini mereka benar-benar tampil sangat luar biasa. Bahkan, di liga domestika, dari seluruh 15 pertandingan yang sudah mereka lakoni, mereka sama sekali belum pernah terkalahkan. Bahkan, kali ini Real Madrid sendiri berada di urutan pertama klasemen prediksi bola di atas Barcelona.

Tidak hanya di situ, selisih antara Real Madrid yang ada di posisi puncak dan Barcelona yang di posisi kedua cukup banyak yakni 3 poin. Padahal, Barca sendiri sudah melakoni jumlah pertandingan yang lebih banyak daripada Los Blancos. Namun, semua itu tentu belum membuat mereka besar kepala dan merasa puas sebelum meraih semua prestasi. Itulah kenapa kemudian Real Madrid mendapatkan tantangan agar merebut gelar yang pernah ditorehkan Athletic Bilbaco yang sudah bertahan lebih dari 80 tahun.

Tekad Real Madrid Untuk Rebut Gelar

Sejarah mencatat jika di musim 1932/1933, Athletic Bilbao telah mengukir prestasi sekaligus sensasi. Waktu itu, mereka berhasil mengemas 28 gol dari 9 pertandingan tandang yang mereka lakukan. Artinya, catatan luar biasa tersebut menyebutkan jika rata-rata gol yang dilakukan oleh Athletic Bilbao di setiap pertandingan adalah 3,11. Jumlah ini belum pernah terpecahkan hingga hari ini. Athletic Bilbao masih menggenggam erat gelar tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah Real Madrid mampu merebut gelar tersebut?

Real Madrid yang saat ini sedang berada di puncak bukan tidak mungkin jika mereka mampu merebut prestasi tersebut. Di musim 2016/17, sejauh ini, mereka sudah mampu mengemas 21 gol dari 7 laga tandang yang sudah mereka lakoni. Artinya, masih ada 2 laga tandang untuk bisa mencetak 7 gol atau lebih. Sehingga, jika dirata-ratakan mereka harus mencetak lebih dari 3 gol di dua pertandingan tandang berikutnya agar bisa menggeser prestasi Athletic Bilbao yang sudah bertahan hingga 8 dasawarsa lebih.

Mereka harus bisa mencetak lebih dari 3 gol saat bertandang melawan Sevilla yang diadakan di Ramon Sanchez Pijzuan dan juga mencetak lebih dari 3 gol saat melawan Celta Vigo di stadion Balaidos. Sepintas terlihat berat memang apalagi Sevilla sekarang merupakan klub ketiga terbaik di La Liga. Mereka pasti tidak akan mudah menyerah. Sedangkan Celta sendiri selalu tampil ‘gila’ ketika berada di Balaidos. Tapi, Real Madrid juga memiliki striker ulul pemenang Ballon d’Or 2016 dan sederet pemain toto online hebat lainnya. Apakah mereka mampu?

Ander Herrera Ingin Bertahan Lebih Lama di Manchester United

Setelah diboyong dari Athletic Bilbao menuju MU, Ander Herrera merasa jika permainan sepak bola Inggris dan Spanyol tidak berbeda jauh namun dirinya ingin tetap di MU.

Gelandang Manchester United yang diboyong dari Athletic Bilbao yaitu ander Herrera sedang menikmati perannya membela setan merah dan menjadi pilihan utama agen bola dari Jose Mourinho di lini tengah membantu Rooney maupun Carrick. Menurutnya, sepak bola Inggris ini intinya tidak jauh berbeda dengan ketika Herrera masih membela Bilbao di liga Spanyol dan keinginannya adalah selalu membela MU untuk waktu lama.

Perbedaan Sepak Bola Spanyol dan Inggris Menurut Ander Herrera

Banyak pengamat sepak bola bahkan penggemar sepak bola dunia yang selalu mengatakan jika sepak bola Inggris merupakan sepak bola paling keras di seluruh dunia bahkan jika tidak mampu bertahan atau membuat prestasi di ranah Inggris, maka mereka akan langsung didepak atau hanya mampu duduk di bangku cadangan. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku untuk Ander Herrera yang akhir-akhir ini selalu menjadi pilihan utama dari Mourinho kala MU harus bermain di liga Inggris maupun juga turnamen Uefa. Biasanya mereka yang belum pernah bermain di liga Inggris akan mengalami kesulitan untuk bertahan maupun juga menyesuaikan diri namun Herrera berkata lain.

Dirinya mengaku jika sepak bola Inggris dan juga Spanyol tidak jauh berbeda. Sejak diboyong di tahun 2014 silam, dirinya mengaku sangat senang untuk bisa berkiprah dan memulai karirnya di liga Inggris membela tim setan merah. Bahkan ia mengungkapkan jika liga Inggris ini merupakan liga yang paling menarik di seluruh dunia. Seperti yang dilansir oleh Inside United ketika melakukan wawancara dengan Herrera, dirinya ditanya apakah sering menyaksikan liga Inggris sekaligus ditanya mengenai perbedaan diantara kedua liga terbaik di dunia ini. Dirinya mengaku jika dahulu seringkalu menonton liga Inggris dan menurutnya ini adalah pertandingan yang paling menarik untuk ditonton.

Dirinya menambahkan jika semua organisasi yang terdapat disini sangatlah luar biasa khususnya mengenai cara FA untuk memikirkan soal fans uerkait bagaimana cara mereka untuk membuat stadion selalu penuh dan hal tersebut yang membuatnya kagum dengan sepak bola Inggris bahkan dia mengatakan jika lapangan disini semuanya bagus. Herrera pun mengaku jika dirinya selalu ditanya mengenai perbedaan namun dengan jujur pemain yang berposisi sebagai gelandang ini mengatakan jika sepak bola dimanapun selalu sama dan seorang pemain yang memang bagus akan tetap bagus meskipun mereka harus bermain dimanapun meskipun tak menampik ada perbedaan.

Keinginan Ander Herrera Untuk Bertahan di Old Trafford

Herrera mengatakan jika ritme permainan disini sangat tinggi dibandingkan dengan liga Spanyol. Menurutnya permainan sepak bola di Spanyol lebih memfokuskan pada taktik untuk mempertahankan gawang namun di liga Inggris, semua pemain seolah ingin saling menyerang demi kemenangan dan hal itu sangat bagus untuk para fans sebab mereka akan disuguhkan permainan yang sangat menarik dan juga menantang agar mereka tidak bosan. Meski demikian, Herrera sendiri juga belum menunjukkan performa yang sangat hebat bersama dengan MU bahkan cenderung naik turun namun hal itu membuatnya ingin selalu bertahan lebih lama lagi di stadion Old Trafford itu.

Terlepas dari pihak tim yang mungkin akan merekrut pemain yang lebih baik untuk mengisi posisinya mengingat MU merupakan tim yang hebat, namun hal ini membuat dirinya ingin sekali bertahan lebih lama di MU. Dirinya menagku jika dia tidak akan pernah mengetahui apapun yang terjadi dan dia hanya ingin terus membela tim tersebut sehingga niatannya adalah selalu mampu bermain dengan sangat baik agar dapat bertahan dan menjadi pilihan utama dari Mourinho seperti sekarang ini. Dia sadar jika tim agen togel online ini mampu merekrut pemain lebih baik sehingga permainannya harus di level tertinggi.

Ander Herrera yang masih berusia 27 tahun pun masih terikat kontrak dengan setan merah hingga Juni dua tahun mendatang yaitu di tahun 2018 mendatang dan dia ingin tetap berada disana.

Man City vs Chelsea, Adu Gengsi Pelatih Terbaik Dunia

Pertemuan Chelsea dan Man City menjadi laga pertama dari pertemuan kedua pelatih terbaik dunia yakni Antonio Conte dan Pep Guardiola yang bersaing sengit.

Sudah bisa dipastikan jika pertemuan dua klub besar bukan hanya soal permainan di lapangan saja melainkan juga merupakan kekuatan adu strategi dan gengsi dari para pelatihnya masing-masing. Pertemuan antara Manchester City dan Chelsea sebagai contoh bagaimana Pep Guardiola dan Antonio Conte akan bersaing tidak hanya gelar pelatih sbobet terhebat melainkan juga pelatih paling populer di Liga Primer Inggris. Jika dibandingkan keduanya, mana yang paling populer?

Mana Lebih Populer, Conte atau Pep Guardiola?

Kehebatan taktik dan strategi seorang pelatih akan terlihat dari bagaimana perjalanan karir klub yang ditanganinya. Saat ini, Antonio Conte menukangi The Blues dan berada di puncak klasemen sementara dengan perolehan poin 31. Sedangkan Pep Guardiola yang menukangi The Citizens berada di urutan ke tiga setelah Liverpool dengan poin yang sama dengan Liverpool yakni 30. Kabarnya, kedua klub ini, The Blues dan The Citizens, adalah klub yang difavoritkan untuk menjuarai Liga Primer Inggris musim 2016/17.

Terlepas dari bagaimana pertandingan terakhir masing-masing klub, pertemuan antara City dan The Blues akan menjadi saksi siapa yang lebih kuat dan populer apakah Conte atau Pep? Pertanyaan yang terdengar sepele ini dijawab oleh Conte sendiri jika dirinya tidak lebih populer jika dibandingkan dengan Pep di Liga Primer. Hal ini bukan tanpa alasan karena menurutnya, Pep memiliki lebih banyak gelar ketika membela Barcelona dan juga Bayern Munich.

Menurut Conte, Pep telah memenangi banyak gelar selama karirnya. Pep telah menyabet trofi internasional bahkan tidak hanya di Spanyol saja melainkan juga di Jerman hingga sekarang di Inggris. Pep dipastikan levelnya berada di atas Antonio Conte termasuk rivalnya yang menukangi Manchester United, Jose Mourinho. Menurut Conte, sulit untuk memberikan penilaian terhadap diri sendiri bahkan sangat sulit. Lebih mudah untuk memberikan penilaian kepada orang lain karena ia sangat tahu tentang dirinya sendiri.

Liga Primer Lebih Menarik dengan Conte, Pep dan Mou

Kembali ke awal musim 2016/17, kehadiran 3 pelatih hebat dunia, Antonio Conte, Pep Guardiola dan Jose Mourinho di kancah paling bergengsi saat ini, Liga Primer Inggris, membuat gengsi dan tensi persaingan di Liga Primer semakin memanas dan semakin berwarna. 3 pelatih hebat dunia ini juga langsung bisa menunjukkan kualitasnya masing-masing. Akan tetapi, Manchester City dan Manchester United tampaknya tidak bisa dikatakan lebih baik dari Chelsea saat ini.

The Blues yang digawangi Conte hampir tidak terkalahkan saat ini. Sepertinya, gaya permainan Conte sangat klop dengan anak-anak The Blues. Berbeda dengan Pep Guardiola yang masih agak terseok untuk meraih kemenangan hingga mengoleksi 30 poin. Apalagi Jose Mourinho yang terlihat meredup bersamaan meredupnya prestasi Manchester United yang sepertinya strategi Mou kurang klop dengan gaya bermain anak-anak The Red Devils hingga banyak yang memimpinkan agar Sir Alex Ferguson kembali hadir untuk mengatur anak-anak Setan Merah.

Persaingan ketiganya memang sangat sengit walau nama Mou kurang bersinar di Liga Primer Inggris sehingga hanya memunculkan dua nama, Pep atau Conte saja yang paling populer. Namun, di balik itu semua, tentunya setiap penilaian tidak hanya dilihat dari apa yang diperoleh saat ini melainkan juga apa yang sudah dilakukan pada klub sebelumnya seperti apa yang dikatakan oleh Conte tentang Pep. Jadi, yang dimaksud lebih populer adalah yang lebih memiliki banyak prestasi agen togel online dan gengsi di Liga Primer Inggris ini.

Yaya Toure Kembali, Sinyal Kebangkitan Manchester City

Yaya Toure diprediksi akan kembali memperkuat barisan pertahanan dan tengah termasuk sayap The Citizens untuk kemudian mencetak gol dan menginspirasi lainnya.  

Yaya Toure atau memiliki nama lengkap Gnegneri Yaya Toure, lahir di Sokoura Bouake, Pantai Gading pada tanggal 13 Mei 1983 atau saat ini usianya 33 tahun merupakan pemain gelandang yang sangat fenomenal. Kini, setelah masa pengasingannya, ia kembali lagi dengan semangat baru untuk membela Manchester City. Kehadirannya prediksi bola menandakan apa yang terjadi di belakang layar telah selesai dan The Citizens diprediksi akan kembali bangkit usai kehadirannya.

Konflik Internal Asingkan Yaya Toure

Nama Yaya Toure sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi fans The Citizens. Ia merupakan pemain yang memiliki kualitas dan skills yang brilian ketika bola berada di kakinya. Tubuhnya yang mumpuni juga menjadi modal tersendiri untuk membuatnya terus maju menghadapi lawan-lawannya. Namun, di musim ini mungkin nama dan sosoknya jarang atau bahkan tidak terlihat dikarenakan terjadi konflik internal antara sang manajer The Citizens, Pep Guardiola dengan sang agen Toure yakni Dimitri Seluk.

Konflik internal itu ternyata sudah cukup lama dan berakibat tidak baik bagi Toure sendiri. Namun, sejumlah portal berita kemudian memberitakan jika pertanda hubungan yang baik kembali terjalin. Entah apa yang kemudian mendasarinya, apapun itu, kebaikan dari hubungan Pep dan sang agen termasuk Toure sendiri menjadi kebaikan untuk semuanya. Apalagi kali ini The Citizens sedang dirundung kepedihan karena prestasinya yang tidak cemerlang di separuh musim ini.

Bahkan, selama 2 bulan terakhir, Manchester City sama sekali belum menorehkan kemenangan atas lawan-lawannya termasuk pertandingan kandang dimana skor terbaik adalah imbang melawan musuh-musuhnya. Bisa jadi, Pep Guardiola menyadari hal ini dengan baik jika klubnya membutuhkan seseorang yang mampu memberikan semangat dan memompa pergerakan antar pemain sehingga The Citizens kembali bangkit. Masih tersisa separuh lagi untuk The Citizens bisa mengalahkan lawan-lawannya.

Joe Hart Menyambut Baik Kehadiran Toure

Joe Hart yakin jika kehadiran Toure mampu membuat perbedaan yang baik untuk The Citizens bahkan menurutnya, Toure bisa menginspirasi seluruh tum untuk menjuarai Liga Primer Inggris di musim ini. Joe Hart mengatakan hal tersebut setelah ia melihat Toure akhirnya memiliki tempat di skuat utama Pep Guardiola usai masa pengasingan terkait konflik internal antara Pep dan sang agen. Bahkan, saat masa comeback-nya dari pengasingan, ia langsung menggondol 2 gol saat melawan Crystal tanggal 19 November kemarin.

Hart yang kini statusnya masih dipinjamkan ke klub Torino tidak menutupi rasa suka dan bahagianya karena Toure telah kembali dan ini merupakan pertanda baik bagi Citizens. Kendati ia statusnya sebagai pinjaman ke Torino, ia tidak menyembunyikan rasa simpati dan optimisnya ketika mengetahui jika Toure telah kembali merumput membela Manchester City. Menurut Hart, kembalinya Toure ke tim merupakan sesuatu yang baik dan ia melihat Toure saat ini juga lebih fokus pada pertandingan.

Menurut Joe Hart, Toure adalah pemain yang hebat dan spesial yang mampu membawakan gelar juara untuk setiap pertandingan dan laga bergengsi Liga Primer Inggris. Menurut Hart, kehadiran Toure bahkan mampu membuat klub bisa mengalahkan lawan dengan mudah hingga memenangi Liga Primer Inggris bukanlah hal yang mustahil karena Toure memang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.

Memang banyak yang berharap pada Toure agar kembali membangkitkan The Citizens yang saat ini berada di dalam keterpurukan togel online dan terus melaju ke masa depan untuk mengawal The Citizens meraih gelar atau trofi Liga Primer Inggris 2016/17 termasuk kompetisi lainnya. Ada kemungkinan jika The Citizens memang akan bangkit saat Toure kembali memainkan perannya.

Franck Kessie, BeFranck Kessie, Bek Muda Incaran Klub-Klub Besar Duniak Muda Incaran Klub-Klub Besar Dunia

Kessie merupakan bek muda yang menjadi incaran banyak klub besar karena kemampuan bermainnya termasuk performa fisik yang sangat mumpuni. Ia memiliki segalanya.

Salah satu nama calon bintang muda baru yang memiliki gaya bermain unik tengah diperebutkan klub-klub besar dunia prediksi bola seperti Arsenal, Manchester United, Chelsea hingga Barcelona, Southampton, Sunderland, Schalke, Monaco termasuk dari Italia, Juventus, Napoli dan AS Roma. Bahkan, Juventus berani menjanjikan kans terbesar untuk bisa mendapatkan bek Atalanta ini, Frank Kessie. Pasti banyak yang bertanya, siapa sebenarnya Kessie ini hingga menarik perhatian klub-klub besar dunia?

Mengenal Sosok Frank Kessie

Saat ini, pemain yang masih berusia 19 tahun telah mengoleksi 6 gol dari 12 penampilannya bersama Atlanta di musim ini. Ia mengawali karirnya secara profesional bersama dengan klub lokal asal Pantai Gading, yakni Stella Club. Kemudian, tahun 2015 ia dipinang oleh Atalanta. Keberadannya di Atalanta hingga sewaktu dipinjamkan secara penuh ke Cesena, serta kemampuannya di atas lapangan, ternyata mampu membuat sejumlah klub besar tertarik untuk mendapatkannya.

Awalnya, Gian Piero, pelatih Atalanta menyadari kemampuan Frank Kessie setelah ia muncul pada saat latihan pra musim. Menurutnya, ada sesuatu yang berbeda dengan pemain bertubuh kekar yang masih berusia 19 tahun ini. Kessie datang dari Pantai Gading ke Bergamo bulan Januari tahun lalu dan masih memiliki talenta yang mentah. Akan tetapi, setelah menjalani musim dengan Cesena pada Serie B, bakatnya mulai terlihat sehingga dipandang siap untuk berada di skuat utama tim.

Kemampuan Kessie bukan hanya sebagai bek, saat ia diberi posisi di lini tengah, bahkan ia terlihat semakin impresif. Skills bermain sepakbolanya ini bahkan bukan hanya karena persoalan taktik atau cara dia membawa bola melainkan juga kemampuan fisik yang mumpuni. Tidak dipungkiri jika fisiknya yang besar menjadi modal tersendiri ketika berbenturan dengan lawan. Inilah yang membuat banyak klub ingin meminangnya. Perpaduan antara fisik dan skills bermain Kessie merupakan modal untuk menjadi bintang besar.

Kendati disebut Yaya Toure Baru, Kessie Harus Terus Belajar

Kemampuan hebatnya di atas rumput hijau telah menarik perhatian seantero Italia. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, media Italia menyebut dirinya sebagai Yaya Toure Baru. Mungkin gelar ini terlalu dini, akan tetapi tidak ada yang menyangkal dengan gelar tersebut karena Kessie memang memiliki gaya yang hampir sama dengan seniornya itu. Singkatnya, Kessie memiliki segala hal yang akan membuatnya sebagai pemain profesional kelas dunia bahkan bisa menjadi bintang besar kelak.

Pemain muda usia 19 tahun ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan juga cepat atau tanggap terhadap apa yang terjadi di lapangan. Oleh sebab itu, ia sering membantu serangan. Akan tetapi, ia masih harus banyak belajar kendati kemampuannya sangat luar biasa. Sebagai contoh, saat Atalatan melawan Torino dan skor berakhir dengan angka tipis 2 – 1 untuk Atalanta, sang pelatih, Gasperini justru marah terhadap Kessie.

Hal ini terjadi lantaran Kessie mengambil bola penalti yang sebenarnya bukan menjadi haknya. Memang, tendangan Kessie tidak meleset bahkan berbuah 1 gol dan kemenangan untuk Atalanta, akan tetapi menurut pelatih, ini bukan soal dia mencetak gol atau tidak tetapi soal bagaimana seharusnya dia bermain layaknya berada di klub besar yang penuh disiplin karena seharusnya bukan dia yang menendang bola melainkan pemain lain yang sudah disepakati.

Beruntungnya, Kessie menyadari hal ini dengan baik dan itulah kenapa ia datang ke Italia, ia ingin belajar banyak terutama togel singapore dari Gasperini untuk menjadi pemain hebat yang berkelas dunia sehingga namanya akan besar di kemudian hari. Kessie masih butuh banyak belajar untuk menjadi pemain hebat.

Jelang El-Clasico, Ini Dia Tim Terhebat Barcelona

Di sepanjang sejarah Barca ternyata memiliki segudang nama pemain terbaiknya dari mulai generasi awal hingga generasi saat ini, Lionel Messi dkk.

Laga El-Clasico yakni laga bergengsi dan sudah mendarah daging antara Barcelona dan Real Madrid, memang tidak boleh dilewatkan. Semua mata pasti tertuju dengan pertarungan rival abadi keduanya. Rival abadi ini bahkan sudah diturunkan secara turun temurun kepada generasi selanjutnya. Sekarang, Messi dkk mewarisi rival tersebut untuk terus mengalahkan Cristiano Ronaldo dkk.

Tim Terhebat Barcelona Sepanjang Sejarah

Dilihat dari sejarah klub, ternyata ada 11 pemain yang masuk dalam kategori tim terhebat di sepanjang sejarah Barcelona hingga hari ini. Siapa sajakah mereka?

Victor Valdes 2002 – 2014

Ia adalah kiper tersukses di sepanjang sejarah klub. Ia memiliki reflek yang brilian untuk menghentikan judi bola online. Ia juga merupakan fondasi dari gaya yang dikenal dengan istilah tiki-taka yang sangat terkenal di tubuh Barca.

Dani Alves 2008 – 2016

Didatangkan dari Sevilla dengan biaya transfer €30 juta, ia kemudian menjelma sebagai bek kanan terbaik. Ia juga bagian dari kunci dari strategi yang dimainkan Pep Guardiola.

Ronald Koeman 1989 – 1995

Ia merupakan bek tersubur di sepanjang sejarah klub karena mampu mencetak 102 gol dalam 6 tahun membela Barca. Ia juga bagian dari apa yang disebut dengan ‘Dream Team’ oleh Johan Cryuff. Selain itu, ia juga sebagai penentu kemenangan saat laga melawan Sampdoria di ajang final Liga Champions 1992 yakni trofi La Orejona yang pertama untuk klub.

Carles Puyol 1994 – 2014

Selama 15 tahun membela Barca dan baru pensiun kemarin, ia memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk klub. Rekor dan gelarnya di tubuh Barca sangat sulit digantikan. Gelarnya adalah 6 titel La Liga dan 3 Liga Champions. Ia juga dikenal sebagai batu karang serta leader di lini belakang.

John Segarra 1949 – 1965

Ia disebut sebagai kapten ‘Barca of Trophies’ di tahun 1950-an. Ia merupakan bek yang memberikan segalanya untuk Barca. Rekor penampilannya adalah terbanyak kelima di sepanjang sejarah klub. Ia juga tetap bermain bersih dan tak pernah bermain kotor. Hanya sekali menendang lawan selama karirnya, itupun secara tak sengaja.

Pemain Lain dalam Tim Terhebat Barca

Selain 6 pemain di atas, ternyata masih ada sejumlah pemain hebat di sepanjang sejarah Barca hingga masuk dalam Tim Terhebat Barca. Siapa sajakah mereka?

Johan Neeskens 1974 – 1979

Ia merupakan gelandang yang enerjik. Ia memiliki fans yang sangat banyak di akhir tahun 1970-an. Kemampuan fisiknya impresif begitu juga skills bermain dan mencetak golnya. Ia pengeksekusi tendangan penalti yang mematikan.

Xavi 1998 – 2015

Namanya sudah tidak asing, ia salah satu gelandang terbaik tidak hanya yang dimiliki Barca melainkan terbaik di sepanjang sejarah sepakbola. Ia bermain selama 639 kali untuk Barca dengan gelar 15 trofi. Xavi dipercaya membawa magis untuk Camp Nou.

Johan Cryuff 1973 – 1978

Ia adalah penjelmaan dari Total Football. Pemegang gelar Ballon d’Or 3 kali, transfer termahal dan deretan prestasi hebat lainnya. Ia memiliki kualitas yang sangat apik dengan permainan yang cerdas.

Ronaldinho 2003 – 2009

Ia merupakan salah satu pemain terbaik dan terhebat yang pernah bergabung bersama Barca. Ia juga salah satu dari sedikit pemain Barca yang mendapat Standing Ovation dari supporter Madrid di Bernabeu.

Andres Iniesta 2002 – Sekarang

Gelandang ofensif dengan talenta natural yang sangat luar biasa hebat. Visi misinya jelas dan kemampuannya bahkan sangat mengagumkan.

Selain itu, tentu takkan lengkap jika tidak menyebut Lionel Messi (2004 – sekarang). Ia telah memenangi segalanya bersama Barca. Baik Barca maupun Messi seperti sepasang kekasih yang peroleh gelarnya tidak bisa terpisahkan. Keduanya seakan satu dan ia sudah menjadi ikon Barca.

Jelang El-Clasico, Inilah 11 Tim Terhebat Real Madrid

Ditilik sejarahnya, ternyata Real Madrid memiliki sejumlah nama yang merupakan tim terhebat di sepanjang sejarah klub. 11 nama ini tercatat dalam arsip sejarah klub.

El-Clasico adalah sebutan pertandingan rival abadi antara Real Madrid dan Barcelona. Kedua klub ini selalu bertemu sebagai rival abadi. Sudah bisa dipastikan jika pertandingan kedua klub lebih dari sekedar perebutan poin melainkan juga adu kuat, martabat dan gengsi bahkan kehormatan. Lebih dari itu, rival abadi ini juga terus diturunkan ke generasi berikutnya hingga kini generasi Cristiano Ronaldo dkk vs Lionel Messi dkk.

Tim Terhebat Real Madrid Sepanjang Masa

Jika dilihat dari perorangan, ada banyak sekali susunan pemain terbaik di tubuh Real Madrid dimulai dari penjaga gawang hingga pemain paling depan. Siapa sajakah mereka?

Iker Casillas 1990 – 2015

Ia merupakan kiper utama Real Madrid dan juga Spanyol di abad ini. Kemampuannya menghadirkan sederet gelar bergengsi untuk Madrid termasuk 3 gelar Liga Champions. Ia juga bisa disebut sebagai legenda hidup.

Chendo 1982 – 1998

Pemain dengan nama asli Miguel Porlan Noguera Chendo bisa dikatakan karir dan hidupnya untuk Blancos dari mulai kelas junior hingga ia gantung sepatu. Gol yang telah dikoleksi sebanyak 497. Pensiun di tahun 1998 dengan gelar Liga Champions ketujuh untuk Madrid.

Sergio Ramos 2005 – Sekarang

Seperti seorang yang lahir dan ditakdirkan untuk menjadi bek legendaris Blancos, kehadirannya memiliki komitmen yang tinggi untuk membela tim. Kualitas defensive yang dimilikinya sangat mumpuni termasuk insting untuk mencetak gol.

Fernando Hierro 1989 – 2003

Ia merupakan bek elegan yang memiliki kemampuan antisipasi dan positioning yang brilian. Ia membela El Real selama 14 tahun. Gol yang telah dikoleksi sebanyak 127. Duetnya dengan Manolo Sanchis dikatakan sebagai duet terbaik di sepanjang sejarah klub.

Roberto Carlos 1996 – 2007

Bek kiri asal Brazil ini tidak perlu dipertanyakan lagi kemampuannya. Ia bermain untuk Madrid sebanyak 527 kali pertandingan. Bersamanya Madrid meraih 3 gelar Liga Champions dan 4 title liga.

Pemain Hebat Lainnya di Sejarah Real Madrid

Selain 6 pemain mgmcash88 hebat di atas, ternyata masih ada sejumlah nama lainnya yang juga menjadi bagian tim terhebat Real Madrid di sepanjang sejarah berdirinya klub. Siapa sajakah?

Pirri 1964 – 1980

Ia merupakan legenda Madrid. Torehan fantastisnya tercatat di dalam sejarah. Ia adalah pemain multifungsi karena bisa ditempatkan di mana saja dari mulai belakang, tengah hingga depan / striker dadakan. Bersamanya, Madrid meraih 10 trofi liga.

Zinedine Zidane 2001 – 2006

Zizou yang kini bergelar pelatih Real Madrid, membela Madrid selama 5 tahun. Kemampuannya sungguh luar biasa pemain asal Prancis ini. Ia dikenal dengan gaya permainan elegan. Sekali bola dikakinya, ia akan menari di antara para patung bek lawan. Ia pernah melakukan lesatan voli akrobatik yang sangat spektakuler di laga final UCL 2002.

Alfredo Di Stefano 1953 – 1964

Di era 1950-an, kehadirannya sungguh sangat berarti. Bisa dikatakan, ialah orang yang sangat berpengaruh terhadap kebesaran Real Madrid saat ini. Ia adalah motor utama yang menggerakkan Real Madrid hingga meraih 5 gelar Liga Champions.

Francisco Gento 1953-1971

Sejarahnya bisa dikatakan tak tertandingi dengan sejarah pemain bola manapun. 6 gelar Liga Champions diraihnya bersama Madrid. Ia juga salah satu pemain yang paling baik yang dimiliki oleh Madrid di sepanjang sejarah.

Raul 1992 – 2010

Selama 18 tahun membela Madrid dan menjadi andalan lini depan. Ia adalah salah satu striker yang bergelar terhebat di dunia.

Selain itu semua, tentu nama Cristiano Ronaldo (2008 – sekarang) tidak bisa dihilangkan dari daftar tim terhebat di tubuh Real Madrid dan di sepanjang sejarah klub. Bisa dikatakan, ia adalah Stefano namun di era yang berbeda namun memiliki impian yang sama.